Senin, 23 Maret 2015

materi bahasa indonesia kelas 7 semester 2

Materi bahasa Indonesia kelas 7 SMP semester 2
A. Teori Dasar Wawancara                                                                               
1. Definisi dan Tujuan Wawancara
Wawancara (bahasa Inggris: interview) merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai.

2. Bentuk Wawancara
Adapun bentuk wawancara dibagi menjadi beberapa macam, yakni:
a. Wawancara Berita, dilakukan untuk mencari bahan berita.
b. Wawancara Petunjuk umum, dengan pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu.
c. Wawancara Telepon, yaitu wawancara yang dilakukan lewat pesawat telepon.
d. Wawancara Pribadi, dilakukan secara khusus.
e. Wawancara dengan banyak orang, dilakukan ditempat umum.
f. Wawancara Impromtu, wawancara dadakan / mendesak .
g. Wawancara Kelompok, di mana serombongan wartawan mewawancarai seorang,
pejabat, seniman, olahragawan dan sebagainya.

3. Komponen yang menunjang wawancara
Dalam wawancara, keberhasilan akan dicapai apabila terdapat komponen di bawah ini:
a. adanya pewawancara
b. adanya yang diwawancarai
c. adanya masalah
d. adanya tujuan
e. adanya alat sebagai media, dan lain sebagainya.

4. Pokok-pokok Pertanyaan dalam Wawancara
Pokok-pokok ini dikenal dengan istilah 5W +1H, yaitu:
a. what (apa),
b. where (di mana),
c. when (kapan),
d. why (mengapa),
e. who (siapa),
f. how (bagaimana/berapa)

5. Menulis Dialog wawancara
Dalam menulis dialog wawancara, dialog harus ditulis dengan tipe penulisan kalimat langsung. Untuk mempermudahkan sistematika penulisan naskah teks wawancara secara umum, perhatikan TRIK LEBAH di bawah ini!

Nama : Berisi nama tokoh yang berdialog;
Tanda titik dua : ( : ) tanda ini dipergunakan dalam naskah dialog;
Tanda petik awal : ( “...) tanda ini dipergunakan untuk mengapit dialog percakapan;
Dialog : Percakapan ditulis dengan diawali huruf kapital pada huruf pertama;
Tanda baca : Tanda baca disesuaikan dengan jenis kalimat percakapannya;
Tanda petik akhir : (…”) tanda ini dipergunakan untuk menutup dialog.
Contoh:
Pewawancara : “Apa pendapat bapak tentang kebersihan lingkungan?”


Contoh Soal:
1. Dalam dunia jurnalistik, orang yang melakukan wawancara disebut.....
a. Reporter c. Orator
b. Wartawan d. Sastrawan
Jawaban: B
Pembahasan:
a. Reporter adalah orang yang melaporkan suatu peristiwa;
b. Wartawan adalah orang yang mencari berita sekaligus melakukan tanya jawab;
c. Orator adalah orang yang berbicara di depan khallayak ramai.
d. Sastrawan adalah orang yang berelut dibidang sastra.

2. Fungsi tanda petik (“....”) dalam penulisan dialog wawancara adalah.....
a. Untuk mengapit bagian yang dipentinngkan.
b. Untuk mengapit istilah asing.
c. Untuk mengapit ucapan langsung.
d. Untuk mengapit nama pewawancara.
Jawaban: C
Pembahasan:
Tanda petik dua digunakan untuk mengapit kalimat percakapan secara langsung.





Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Berikut merupakan penulisan kalimat langsung yang benar dalam dialog wawancara adalah …
a. Mimi bertanya, “Kapan anda menekuni dunia bisnis ini ?”
Kiki menjawab, “Saya menekuni dunia bisnis ini sejak
usia 20 tahun.”
b. “Lantas mengapa anda memilih dunia bisnis?,” tanya Mimi.
“Karena melihat rekan-rekan saya sudah berhasil dengan bisnis seperti ini,” jawab Kiki.
c. Mimi : “Apakah kamu pernah gagal dalam bisnis ini ?”
Kiki : “Alhamdulillah sejauh ini belum pernah
mengalami.”
d. Mimi bertanya kepada Kiki tentang rahasia kesuksesannya di dunia bisnis, lalu Kiki menjawab bahwa kesuksesannya dikarenakan karena ia tekun menjalani usahanya itu.
(Soal siswa berprestasi tingkat Sumsel 2011)

2. Meisy berkata kepada saya bahwa tetangga saya itu amat pintar. Jika Kalimat di atas diubah menjadi kalimat langsung. Maka akan berbunyi ...
a. “Dia itu amat pintar,” Kata Meisy.
b. “Kamu itu amat pintar,” Kata Meisy
c. “Aku ini amat pintar ,“ Kata Meisy
d. “Mereka itu amat pintar,” kata Meisy
(Soal Try Out Akbar Budiwijaya semester ganjil tahun 2010)

3. Berikut ini yang merupakan etika dalam berwawancara dengan narasumber adalah....
a. Tersenyum terus menerus saat wawancara
b. Menundukan kepala sebagai simbol hormat kepada narasumber.
c. Bertanya secara panjang dan yang penting saja.
d. Bertanya dengan nada ramah tamah dan bersahabat.

4. Yang bukan merupakan jenis wawancara berdasarkan tekniknya adalah....
a. wawancara interaktif
b. Wawancara spontanitas
c. wawancara petunjuk umum
d. Wawancara yang dibakukan

5. Penyajian hasil wawancara biasanya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu....
a. narasi dan dialog c. dialog dan berita
b. narasi dan berita d. berita dan informasi

6. Perhatikan tabel di bawah ini!

No Bentuk Wawancara Abjad Pengertian
1. Wawancara berita
A. wawancara yang dilakukan lewat pesawat telepon.
2. Wawancara Impromtu
B. Wawancara dengan pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu.
3. Wawancara dengan banyak orang
C. Wawancara yang dilakukan untuk mencari bahan berita.
4. Wawancara Petunjuk umum D. Wawancara yang dilakukan secara perseorangan.
5. Wawancara telepon
E. Wawancara dimana serombongan wartawan mewawancarai seorang pejabat, seniman, olahragawan dan sebagainya.
6. Wawancara kelompok F. Wawancara yang ditujukan kepada lebih dari satu orang.
7. Wawancara pribadi G. Wawancara yang dilakukan secara dadakan/mendesak .
Pasangan angka dan huruf yang tepat dari tabel di atas adalah.....
a. 3-F, 2-G, 7-D, 6-A, 5-E, 1-C, 4-B
b. 7-D, 3-F, 4-C, 1-B, 2-G, 5-A, 4-B
c. 2-G, 1-C, 4-B, 3-F, 5-A, 7-D, 6-E
d. 7-D, 6-E, 1-C, 2-G, 4-B, 3-A, 5-F

7. Saat berwawancara, kamu harus memperhatikan kelengkapan informasi sesuai dengan rumus 5W+1H yang dimaksud dengan 5W+1H adalah ...
a. what, where, here, why, who, when
b. when, why, who, which, whom, how
c. what, where, when, why, who, how
d. when, which, why, here, how, who

8. Orang yang terlibat dalam wawancara adalah...
a. Narasumber
b. Narasumber dan pewawancara
c. Pewawancara
d. Narasumber, Pewawancara dan Notulen

9. Hal yang tidak boleh dilakukan saat wawancara adalah...
a. Tertawa terbahak-bahak ketika narasumber salah
menjawab
b. Melakukan wawancara sesuai dengan tujuannya
c. Bertanyalah sewajarnya dan tidak perlu bertele-tele
d. Hindari permintaan untuk mengulang pertanyaan

10. Yang bukan termasuk ke dalam tahapan wawancara adalah...
a. Tahap perkenalan wawancara
b. Tahap sebelum wawancara
c. Tahap Pelaksanaan wawancara
d. Tahap pasca wawancara

Benar = ......... Salah = ............... Nama Pengoreksi = ....................................





1. Buatlah definisi wawancara dengan kalimatmu sendiri!

2. Sebutkan dan jelaskan bentuk-bentuk wawancara!

3. Sebutkan komponen-komponen yang menunjang dalam wawancara!

4. Buatlah enam buah pertanyaan dengan tema jajan sembarangan dengan menggunakan
Rumus 5W + 1H!

5. Dari pertanyaan di atas buatlah sebuah ilustrasi dialog wawancara dengan
memperhatikan penulisan kalimat langsung!

B. Praktek Wawancara
1. Ilustrasi Wawancara
Berwawancara berarti melakukan kegiatan wawancara guna mendapatkan informasi. Untuk memahami proses wawancara, perhatikan contoh wawancara di bawah ini!
Pewawancara : “Apakah yang sedang Bapak lakukan ketika pertama kali melihat
kebakaran itu?”
Narasumber : “Saya langsung saja berteriak sekerasnya, sembari mencari air untuk
memadamkannya.”
Pewawancara : “Siapakah orang pertama kali yang datang setelah Anda berteriak
tersebut?”
Narasumber : “Saya lupa, tapi yang jelas setelah saya berteriak, warga langsung keluar
semua.”
Pewawancara : “Kapan kebakaran itu mulai dapat dipadamkan?”
Narasumber : “Setelah satu jam kemudian, waktu petugas pemadam kebakaran
menyemprotkan air yang banyak.”
Pewawancara : “Bagiamana kondisi warga setempat setelah api mampu
dipadamkan.”
Narasumber : “Warga kembali masuk ke rumah mereka dan kembali istirahat.”

2. Menuliskan Hal-hal Penting dalam Wawancara
Dalam menulis hal-hal penting dalam wawancara, Pewawancara harus dapat menentukan dan menuliskan kembali pokok-pokok yang diperolehnya secara singkat dan padat. Maksudnya, tidak semua jawaban yang diberikan oleh narasumber kita catat, melainkan hal-hal inti saja yang diambil dan dicatat.
Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh dalam kegiatan ini adalah:
a. Mempersiapkan berbagai macam alat tulis yang berkenaan dalam mencatat pokok-pokok jawaban narasumber,
b. Lakukanlah wawancara dan simak dengan seksama pernyataan yang disampaikan narasumber,
c. Mulailah untuk mencatat pernyataan yang penting-penting saja,
d. Jika belum faham, maka boleh tanyakan kembali jawaban tersebut.

Contoh Naskah yang ditulis dalam kegiatan ini, adalah sebagai berikut:

Wawancara Kebakaran di Jalan Merbabu Putih
Rabu, 30 Agustus 2007 pukul 23.15 wib

1. Saksi peristiwa langsung teriak dan mencari air,
2. Masyarakat berhamburan datang setelah mendengar teriakan narasumber,
3. Api dapat dipadamkan setelah Pemadam Kebakaran datang,
4. Warga kembali masuk rumah setalah api padam.

3. Mengubah Teks Wawancara Menjadi Narasi
Setelah kita mencatat hal-hal penting dari jawaban narasumber, kita harus mampu menceritakan hasil wawancara tersebut dalam sebuah paragraf atau wacana.
Contoh sebuah narasi dari teks wawancara:

Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan jalan Merbabu Putih, pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 2007. Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh seorang saksi yang kemudian langsung berteriak secara kencang. Mendengar teriakan tersebut, warga pun langsung keluar untuk melihat peristiwa kebakaran tersebut secara langsung. Untungnya, api dapat dipadamkan setelah satu jam kemudian ketika tim pemadam kebakaran datang ke tempat terjadinya pekara (TKP). Setelah situasi kembali seperti semula, warga setempat pun kembali ke rumah mereka masing-masing untuk beristirahat.


4. Menyimpulkan Wawancara
Kesimpulan adalah pernyataan ringkas yang menjadi isi pokok dalam wawancara. Kesimpulan wawancara dapat diperoleh setelah kita mengikuti tahap-tahap di bawah ini:
a. Mendengar pendapat narasumber;
b. Mencatat hal-hal penting dari jawaban narasumber;
c. Merangkum semua informasi yang diperoleh untuk mendapatkan kesimpulan akhir.
Contoh kesimpulan:

Peristiwa kebakaran di jalan Merbabu Putih dapat dipadamkan setelah tim pemadam Kebakaran tiba dan warga kembali tenang.


Contoh Soal:
1. Perhatikan dialog wawancara di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1-2!
Pewawancara : “Apa pendapatmu tentang SEA Games XXVI yang berlangsung di
Jakarta dan Palembang pada November 2011 yang lalu?”
Narasumber : “Yah, sangat bangga sekali karena kita sudah menjadi tuan rumah dan
sekaligus sebagai juara umum. Ini patut menjadi panutan bagi kita semua
untuk menata negeri ini dengan berbagai aktivitas dan prestasi.”
Hal penting apa yang disampaikan narasumber dalam dialog wawancara di atas.....
a. Narasumber merasa bangga terhadap negara Indonesia.
b. Narasumber merasa Indonesia telah menjadi negara yang jaya.
c. Narasumber merasa Indonesia sebagai panutan bagi negara lain.
d. Narasumber merasa Indonesia harus mempertahankan prestasinya.
Jawaban: A
Pembahasan:
Pada percakapan narasumber, ada sebuah kata kunci “Yah, sangat bangga sekali.....”
yang berararti ada kebanggaan dari seorang narasumber terhadap Indonesia.

2. Kalimat narasi yang tepat dari dialog wawancara di atas adalah....
a. Mengenai semua kesan tentang pelaksanaan SEA Games beberapa waktu yang lalu
mereka banyak berpendapat sangat tertarik dengan ajang itu.
b. Banyak pendapat positif selama SEA Games berlangsung di Indonesia pada bulan
November 2011 yang lalu.
c. Banyak pihak mengaku bangga terhadap Indonesia yang telah berhasil mengukir
prestasi sebagai juara umum dan sekaligus tuan rumah dari SEA Games XXVI
kemarin.
d. Indonesia menoreh dampak positif setelah dinyatakan sukses sebagai tuan rumah
SEA Games XXVI yang lalu terbukti dari beberapa komentar narasumber.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata kunci yang disampaikan narasumber adalah “bangga”, “tuan rumah”, “juara” dan tiga kata kunci itu terangkum dalam pilihan C, yaitu: “Banyak pihak mengaku bangga terhadap Indonesia yang telah berhasil mengukir prestasi sebagai juara umum dan sekaligus tuan rumah dari SEA Games XXVI kemarin.”






Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Pertanyaan yang tepat untuk wawancara dengan korban bencana alam secara umum adalah ...
a. - Apa yang Ibu rasakan setelah Gunung Merapi itu
meletus?
- Apa harapan Ibu dari peristiwa ini ?
b. - Apa pendapat Ibu setelah diberi bantuan dari para
relawan?
- Sampai kapan Ibu berharap masalah ini dapat usai?
c. - Apakah keluarga Bapak selamat dari bencana ini?
- Apakah bapak baru sadar setelah adanya bencana ini?
d. - Kapan bencana alam ini terjadi?
- Apa efek dari bencana alam ini?

2. Pewawancara : “Apa yang Anda lakukan sehabis kuliah?”
Puti Alifa : “Sehabis kuliah saya langsung ke studio
Guru Keng Sien. Saya membuat keramik
sambil ngobrol santai.”
Pewawancara : “.............................................................”
Puti Alifa : “Saya sudah setengah tahun mempelajari
seni keramik ini.”
Pertanyaan yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah...
a. Sejak kapan Anda membuat seni keramik?
b. Sejak kapan Anda tertarik dengan seni keramik?
c. Sejak kapan Anda mempelajari seni keramik?
d. Sejak kapan Anda kenal seni keramik?

3. Pewawancara : “Menurut Pak Suryo sebagai polisi lalu
lintas, apa saja penyebab kemacetan di
jalan raya?”
Pak Suryo : “Ada beberapa faktor yang menyebabkan
kemacetan, diantaranya adalah pengemudi
dan pejalan kaki.”
Pewawancara : “Mengapa pengemudi dan pejalan kaki,
Pak?”
Pak Suryo : “Pengemudi sering memberhentikan dan
memarkir kendaraannya sembarangan.
Terutama supir angkot yang menaikan dan
Menurunkan penumpang ditengah jalan.
Pengendara sepeda motor yang kurang
disiplin juga menyebabkan kemacetan.
Semakin banyaknya jumlah pengendara
sepeda motor, semakin menambah
parah kemacetan. Begitu juga pejalan kaki
yang menyebrang jalan tidak ditempat-
tempat yang telah disediakan.
Informasi penting yang didapat dari wawancara tersebut adalah....
a. Polisi bertanggung jawab dalam menangani masalah lalu
lintas.
b. Penyebab kemacetan lalu lintas adalah pengemudi,
pejalan kaki, supir angkot, dan pengendara sepeda
motor.
c. Polisi kewalahan dalam menertibkan para pengguna jalan
yang melanggar lalu lintas.
d. Terlalu banyak sepeda motor juga mengakibatkan
kemacetan lalu lintas.

4. Ada-ada saja di dunia ini, Ikan lele sebesar manusia kembali ditemukan di Great Kali River, sungai di perbatasan Nepal dan India Utara. Setelah sebelumnya di Barcelona seorang nenek buta Sheila Penfold berhasil memancing ikan lele raksasa di Sungai Ebro.
Pertanyaan wawancara yang tidak sesuai dengan narasi di atas adalah...
a. Pewawancara: “Di mana Pak, ikan lele sebesar manusia
itu ditemukan?”
Narasumber : “Oh, ikan lele itu ditemukan di Great kali
River.”
b. Pewawancara: “Di mana letak Great kali river, Pak?”
Narasumber : “Sungai itu terletak diperbatasan Nepal
dan sebelum India utara.”
c. Pewawancara: “Apakah pernah ada kejadian penemuan
ikan lele raksasa sebelumnya?”
Narasumber : “Pernah, dahulu di Barcelona seorang
nenek buta Sheila Penfold berhasil
memancing ikan lele raksasa di sungai.”
d. Pewawancara: “Penemuan apa yang menghebohkan di
Great Kali river?”
Narasumber : “Itu lho, penemuan ikan lele sebesar
jari manusia.”

5. Seorang siswa SMP sedang mewawancarai Kepala Desa tentang keberhasilannya dalam bidang pembinaan kebersihan lingkungan.
Kalimat wawancara tersebut yang tepat disampaikan siswa kepada Kepala Desa tersebut adalah….
a. Bagaimana langkah Saudara bila ada sebagian warga yang kurang peduli terhadap lingkungannya?
b. Kiat apa yang Bapak tanamkan pada warga yang kurang peduli terhadap lingkungannya?
c. Sampai seberapa jauh kepedulian warga desa Saudara dalam mengkondisikan kebersihan lingkungannya?
d. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap usaha Bapak dalam menciptakan kebersihan lingkungan?

6. Pewawancara : “Apa yang dilakukan tentara Amerika di
Irak?”
Narasumber : “Tentara Amerika bertindak brutal. Prilaku
mereka diluar batas-batas kemanusiaan,
terutama terhadap para tawanan.”
Pewawancara menanyakan.....
a. Perlakuan tentara Amerika.
b. Tindakan tentara Amerika di Irak.
c. Kesediaan dan tindakan orang Amerika.
d. Kebrutalan tentara Amerika di wilayah Arab.

7. Dalam sebuah kesempatan, Leni diminta menyampaikan isi wawancara yang dilakukan kepada salah seorang Petugas perpustakaan berkaitan dengan minat baca para siswa. dilakukan kepada salah seorang petugas perpustakaan berkaitan dengan minat baca para siswa.
Berikut ini laporan Leni atas isi wawancara yang dilakukannya adalah....
a. Menurut pengakuan para siswa, minat baca para petugas perpustakaan memang cukup tinggi.
b. Buku yang ada diperpustakaan sebenarnya cukup banyak. Akan tetapi, siswa mengaku bahwa minat baca dikalangan mereka masih rendah.
c. Minat baca para guru, menurut pengakuan petugas perpustakaan, memang cukup tinggi. Hanya sayangnya, keteladanan guru ini belum mengimbas kepada para siswa.
d. Petugas perpustakaan menyatakan bahwa selama ini, minat baca para siswa memang lumayan, tidak terlalu rendah, tetapi juga tidak terlalu tinggi.

8. P : “Sejak kapan Bapak bertugas sebagai pengamat
Gunung Merapi?”
N : “Sejak saya selesai menempuh pendidikan S2 tahun
1992.”
P : “Bagaimanakah masyarakat sekitar Merapi menyikapi
keadaan Merapi yang terlihat semakin aktif?”
N : “Mereka lebih cenderung mempercayai isyarat alam
daripada pendapat para ahli.”
P : “Bagaimana cara Bapak menyikapi hal tersebut?”
N : “Sebagai seorang petugas, saya wajib memberikan
informasi berdasarkan hasil pengamatan Direktorat
Vulkanologi.
Inti dari wawancara tersebut adalah.....
a. Narasumber adalah orang yang bijaksana dalam menyikapi masalah yang terjadi.
b. Narasumber sudah cukup lama mengabdikan dirinya sebagai pengamat Gunung Merapi.
c. Masyarakat sekitar Gunung Merapi lebih memercayai tanda-tanda dari alam daripada hasil pengamatan Direktorat Vulkanologi mengenai keadaan Gunung Merapi.
d. Kewajiban Pengamat Gunung Merapi menyampaikan informasi kepada masyarakat, walaupun masyarakat menolaknya.

9. Perhatikan wawancara di bawah ini!
P : “Siapa namamu?”
N : “Diah Anggraini.”
P : “Apa pekerjaanmu?”
N : “Seorang guru bahasa Indonesia, Pak.”
P : “Sudah lama Anda mengajar?”
N : “Lumayan lama, Pak. Sekitar tiga tahunan.”
P : “Mengapa Anda tertarik menjadi seorang guru?”
N : “Saya tertarik menjadi seorang guru karena saya ingin
mencerdaskan anak bangsa.”
Kesimpulan dari wawancara di atas adalah.....
a. Diah Anggraini adalah seorang guru yang mulia.
b. Diah Anggraini merupakan seorang guru bahasa Indonesia yang telah mengajar selama tiga tahun guna mencerdaskan anak bangsa.
c. Diah Anggraini ditakdirkan mengajar hanya sampai tiga tahun saja sebagai pengabdi yang akan mencerdaskan anak bangsa.
d. Diah Anggraini adalah guru wanita yang berjiwa sosial.

10. Wartawan : “Selamat atas keberhasilan Anda!”
Atlet : “Terima kasih”
Wartawan : “Bagaimana perasaan Anda saat ini?”
Atlet : “.................”
Isian yang tepat untuk melengkapi dialog tersebut adalah....
a. “Ah, biasa-biasa saja!” c. “Bahagia dan bersyukur.”
b.”Yah, senang sekali!” d. “Tentu saja bangga dong.”

Benar = ......... Salah = ............... Nama Pengoreksi = ....................................






1. Apa yang kamu ketahui tentang menarasikan wawancara?

2. Apa yang kamu ketahui tentang menyimpulkan wawancara?

Lakukan sebuah wawancara dengan teman sebelahmu dengan tema belajar bahasa Indonesia. Setelah itu,

3. Buatlah kerangka pokok-pokok penting yang kamu peroleh dari jawabannya!

4. Narasikan pokok-pokok penting wawancara tersebut!

5. Buatlah sebuah kesimpulan dari wawancara yang kamu narasikan tadi!

A. Menceritakan Tokoh Idola
1. Pengertian Tokoh Idola
Tokoh Idola adalah sesosok orang, kelompok orang yang karena suatu kelebihan yang dimilikinya sehingga dapat menarik perhatian seseorang. Tentunya kita mempunyai sesosok tokoh idola yang kita puji-puji saat ini. Tokoh idola itu bisa jadi seorang bintang film, penyanyi, orang tua, guru, grup band, tokoh politik, tokoh masyarakat dan lain-lain.

2. Mengidentifikasi identitas dan keunggulan tokoh idola serta alasannya
Ketika kita telah mengidolakan seseorang, tentunya ada suatu keingintahuan kita untuk dapat mengenal identitas tokoh yang dimaksud. Identitas itu dapat diperoleh dari berbagai macam sumber. Selain itu, kita juga biasanya mengetahui keunggulan apa yang dimiliki tokoh idola tersebut, mungkin dari segi keahliannya dalam bernyanyi, sifatnya yang baik hati, wajah yang menarik dan lain sebagainya. Untuk dapat mengidentifikasi tokoh idolamu, coba baca dan perhatikan contoh naskah dibawah ini.

Tokoh Idola

Jika ditanya mengenai tokoh idola, Saya cenderung mengidolakan kelompok musik nasyid Edcoustic. Grup nasyid ini digawangi oleh dua orang, yakni Aden sebagai Vokalis dan Eggie sebagai gitaris. Meskipun aliran musik nasyid yang mereka bawakan bergenree akustik, namun saya merasakan ada sentuhan yang sangat dalam ketika saya mendengarkan lagu-lagunya.
Lagu yang paling saya suka adalah lagu yang berjudul Muhasabah Cinta, lagu ini berisi tentang pengakuan seseorang yang kurang menyukuri suatu nikmat yang diberikan Allah SWT, Apalagi aku sangat menyukai salah satu liriknya yang berbunyi, “Butir-butir cinta air mataku, teringat semua yang Kau beri untukku. Ampuni khilaf dan salah selama ini ya Illahi, Muhasabah cintaku.”
Nah, bahkan lirik-lirik lagu Edcoustic sering saya update di dalam status facebook saya. Dan tak sedikit teman di facebookku yang memberikan jempolnya pada statusku. Pokoknya, Edcoustic itu top banget deh!
(Alvian Kurniawan)


3. Ciri-ciri Cerita Tokoh Idola
Dilihat dari contoh cerita di atas, diketahui bahwa ketika bercerita tentang tokoh idola terdapat beberapa ciri, yaitu:
a. Ditulis dengan bahasa yang ekspresif,
b. Mempergunakan tokoh orang pertama untuk si pencerita, dan tokoh orang ketiga sebagai tokoh yang diidolakan.
c. Bersifat naratif-deskriptif atau cerita yang memberikan suatu gambaran,
d. Mengandung hubungan kausalitas atau sebab-akibat.

Contoh Soal:
1. Seorang yang sungguh-sungguh mengidolakan seorang tokoh, biasanya mengetahui seluk beluk dari tokoh tersebut, kecuali....
a. Identitasnya c. Hobinya
b. Riwayat karirnya d. Rahasianya
Jawaban: D
Pembahasan:
Seorang yang sungguh-sungguh mengidolakan seorang tokoh, biasanya mengetahui seluk beluk dari tokoh tersebut seperti: identitasnya, riwayat hidupnya, riwayat karirnya, hobinya, kehidupan keluarganya dan lain-lain.

2. Alasan logis mengidolakan Taufik hidayat adalah....
a. Memiliki puisi untuk dinyanyikan
b. Memiliki keterampilan dalam dunia bulu tangkis
c. Memiliki kecerdasan dalam bidang berfikir
d. Mempunyai banyak karya yang tak terhitung lagi
Jawaban: B
Pembahasan:
Taufik hidayat adalah salah seorang atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia. Jadi wajar apabila seseorang mengidolakan tokoh ini karena memiliki keterampilan dalam dunia bulu tangkis.





Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Pernyataan yang tepat tentang tokoh idola adalah...
a. tokoh idola dijuluki tersebut karena tokoh tersebut
mengidolakanmu.
b. tokoh idola selalu ditujukan kepada artis terkenal.
c. tokoh idola adalah seorang tokoh yang disenangi karena
suatu kelebihan yang ia miliki.
d. tokoh idola dapat kita idolakan karena selalu mendengar
cerita teman kita selama ini.

2. Saya sangat mengidolakan tokoh ini, selain karena tokoh ini juga terkenal sebagai Bapak pendidikan nasional. Tanggal kelahirannyapun dijadikan sebagai hari pendidikan nasional (Hardiknas).
Berdasarkan cerita di atas,siapakah tokoh yang dimaksud dengan si penulis?
a. Ki Hajar Dewantara c. R.A. Kartini
b. Ir. Soekarno d. Menteri Pendidikan RI

3. Cerita tokoh idola yang tepat tentang Megawati Soekarnoo Putri adalah.....
a. Aku mengidolakan beliau, selain sebagai wanita terpelajar, beliau juga sebagai tokoh yang mengemban tugas wanita Indonesia. Dengan bukunya yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” mampu memberikan inspirasi wanita Indonesia untuk berkarya.
b. Tokoh ini adalah tokoh idolaku, ia adalah seorang pahlawan dari Aceh, meskipun seorang wanita, namun itu bukan suatu halangan baginya untuk menumpas penjajah di tanah air tercinta ini. Ia memang pahlawan wanita Indonesia.
c. Satu-satunya dan pertama kalinya Presiden RI oleh seorang wanita. Sikap kepemimpinan itu sepertinya ditularkan oleh ayahnya yang merupakan mantan Presiden RI yang pertama.
d. Penyanyi muuda berbakat yang satu ini mempunyai warna suara yang unik, kepiawaiannya dalam dunia vokal menghantarkannya menuju gerbang kesuksesan yang ia rengkuh dengan susah payah. Tak heran jika hingga saat ini dara cantik ini bak bintang yang tak pernah padam cahayanya.

4. Yang bukan termasuk ke dalam alasan mengidolakan tokoh idola adalah.....
a. Karena ketampanan atau kecantikannya.
b. Karena kepandaiannya.
c. Karena kemampuannya bersilat lidah.
d. Karena keberaniannya dalam melakukan suatu hal yang
luar biasa.

5. Tokoh yang satu ini adalah seorang guru pada masa lampau, ia selalu saja menjadi panutan dari guru lainnya. Ia mempunyai dedikasi yang tinggi tentang dunia pendidikan. Karena dengan segala kerendahan hatinya ia mengabdikan diri seutuhnya demi segenap kehidupan bangsa dan pendidikan di Indonesia. Ia berani melawan arus hujan dan terik demi mengajar. Dengan sepeda ontel kesayangannya, ia bagikan ilmu kepada anak didiknya. Hingga kini jasanya dikenang banyak orang dan bahkan namanya sempat didedikasikan pada sebuah lagu.
Tokoh yang dimaksudkan dalam penggalan cerita di atas adalah.....
a. Sultan Hasanudin
b. Oemar Bakrie
c. R.A. Kartini
d. Ki Hajar Dewantara

6. Penulis novel ini sangat ternama, puluhan karyanya telah banyak menghasilkan rupiah. Dengan tema religi, ia mampu menyihir pembacanya dalam balutan cerita yang ia kemas dengan sangat apik. Salah satu karya yang paling popular adalah Ayat-ayat Cinta yang meraih Best Seller. Selain itu, beberapa karyanya berulang kali diangkat dalam sebuah film bioskop, seperti Ketika Cinta Bertasbih dan lainnya.
Berdasarkan ilustrasi di atas, tokoh idola yang diceritakan adalah....
a. Habiburrahman El-Sirazi.
b. Nh Dinni
c. Subagyo Sastrowardoyo
d. Andrea Hinata

7. Berikut ini adalah tokoh idola yang pantas diidolakan karena prestasinya dalam dunia ilmiah adalah.....
a. Barack Obama c. Galileo Galeli
b. Artika Sari Devi d. Susi Susanti

8. Bacalah cerita tokoh idola di bawah ini!
Stevani Nepa, nga mau diam. Wajahnya boleh terlihat seperti bule. Tapi, ternyata Stevani Nepa benar-benar 100% asli Indonesia! Cewek berdarah Manado-Kupang ini juga ternyata nggak pendiam, seperti yang kita lihat.
Pemeran Michel dalam sinetron “Sumpah i love u” ini senang banget dengan buku teka-teki. Apalagi saat menunggu syuting yang kadang-kadang suka nggak jelas waktunya. “Mengisi buku teka-teki itu seru banget. Aku suka asyik sampai binggung sendirian kalau sudah baca buku teka-teki,” kata cewek yang biasa dipanggil Vani ini.
Cewek yang biasa dipanggil Vani ini ternyata paling ngak boleh kalau disuruh diam dan paling nggak mengerjakan apapun. Ada saja yang dilakukannya biar nggak diam. Soalnya kalau diam, cewek kelahiran Manado, 7 Mei 1992 ini malah sakit. “Waktu itu aku malah nggak ngelakuin apapun selama seminggu. Eh, aku malah sakit sampai dibawa ke rumah sakit segala.” Cerita cewek yang sering jadi panitia di berbagai acara sekolahnya di Manado.
Vani memang suka bingung kalau punya waktu luang. Cewek bertinggi badan 169cm dan berat 44kg ini suka nggak tahu apa yang harus dilakukannya kalau punya waktu luang. “Saking bingungnya kalau nggak ada kerjaan, aku suka menyapu atau beres-beres rumah. Apa saja deh, yang penting nggak diam.” Kata pengagum Agnes Monica ini sambil tertawa.
(Gadis, 27 Maret-6 April 2009)
Stevani Nepa dapat dijadikan figur idola karena....
a. Stevani Neva berdarah Manado-Kupang.
b. Stevani Neva senang mengisi teka-teki.
c. Stevani Neva selalu berusaha mengisi waktu luangnya
dengan aktifitas positif meskipun menjadi seorang artis.
d. Stevani Neva harus masuk rumah sakit karena tidak
melakukan apapun selama seminggu.

9. Ibu Nelya Herawati, ya itulah namanya. Beliau adalah guru Fisikaku ketika aku duduk di kelas 3 SMP (Sekarang kelas 9). Jujur saja, dahulu kala ketika bertemu dengan pelajaran fisika rasanya pengen tidur. Namun, hal itu malah beralih dari hal sebelumnya, setelah saya diajar oleh beliau. Awal bertemu, saya merasa takut karena melihat fisiknya yang gemuk dan alisnya yang agak tebal. Saya fikir beliau itu killer, namun ketika ia memberikan salam ketika pertama kali pertemuan, aku merasakan nyaman mendengar tutur sapanya yang lembut. Sejenak, aku mulai tertarik dengan materi yang disampaikan. Aku teringat, diawal pergantian materi baru, ia memberikan catatan yang amat banyak. Setelah itu, ia berikan beberapa model contoh soal termasuk pembahasan, nah tidak tanggung-tanggung lagi, beliau juga mengajarkan bagaimana mengerjakan soal dengan trik yangg sangat mudah dan cepat. Saya teringat hingga kini, beliau selalu menggunakan metode segitiga ajaib. Bahkan sampai saat inipun aku masih ingat kalau, V = I x t, Kuat arus = muatan : waktu dan lain sebagainya. Tidak hanya sampai di situ, setiap kali saya ada masalah tentang PR Fisika, saya tidak segan datang keruangannya bahkan sampai curhat segala. Nah, dari sanalah saya pernah berniat jika kelak nanti aku menjadi seorang guru, saya ingin meniru caranya mengajar agar siswa-siswaku juga merasakan nyaman. Dan ketika kini saya telah menjadi guru, saya terus mengingat cara itu dan saya terapkan dalam mengajar meskipun saya bukan guru fisika.
(Sir Ian, guru bahasa Indonesia Budiwijaya)
Pesan tersirat yang terdapat dalam cerita di atas adalah....
a. Guru harus membuat siswanya pintar.
b. Guru yang baik dapat menjadi contoh bagi siswanya.
c. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.
d. Guru merupakan pengantar kesuksesan.

10. Nah selain Ibu Nelya Herawati, saya juga mengidolakan seorang guru lain. Namanya Ibu Mursidah. Dulu, ketika saya bersekolah di SMP Negeri 7 Palembang, rasanya hampir semua guru yang mengajarku di kelas 3 SMP itu menyenangkan, termasuk Ibu Mursidah. Beliau adalah guru kesenian dan sekaligus guru mata pelajaran Baca Tulis Al Quran (BTA) pada saat itu. Berbeda dengan Ibu Nelya Herawati, kalau Ibu Nelya saya idolakan karena metode mengajarnya yang luar biasa. Namun, kalau ibu Mursidah saya idolakan karena nasihatnya yang menyentuh hati, maka tidak heran kalau saya memanggilnya dengan panggilan Ibu Peri. Saya masih ingat, setiap ada masalah saya selalu mampir ke ruang BK untuk menemui beliau untuk meminta nasihat. Kebiasaan itu bukan hanya saya lakukan pada saat SMP saja, tetapi juga ketika SMA pun saya masih sering menemui beliau diruangannya. Kebiasaan itu sudah jarang lagi saya lakukan ketika beliau pindah tugas mengajar di SMP Negeri 10 Palembang, dan terakhir bertemu ketika saya membawakan acara di acara Kemah Bhakti PMR-Pramuka se kota Palembang di Bumi Perkemahan Candika pada tahun 2007 yang lalu. Wah, rasanya kangen sama beliau nih!
Hal yang tidak terdapat dari penggalan cerita di atas adalah....
a. Nama tokoh yang diidolakan penulis adalah Ibu
Mursidah.
b. Ibu Mursidah adalah guru si penulis ketika SMP.
c. Sudah lebih dari 30 tahun penulis tidak bertemu lagi
dengan gurunya tersebut.
d. Penulis masih sering menemui gurunya tersebut sampai
ia duduk dibangku SMA.

Benar = ......... Salah = ............... Nama Pengoreksi = ....................................





1. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri tentang apa yang dimaksud dengan tokoh idola?

2. Sebutkan alasan mengidolakan seorang tokoh idola!

3. Sebutkan ciri-ciri cerita tokoh idola!

4. Tulislah sebuah cerita tentang tokoh yang kamu idolakan!

5. Sebutkan hal-hal pokok yang menjadi keunggulan dari tokoh idola yang kamu tulis!

B. Biografi Tokoh
1. Sekilas tentang Biografi
Jika kita mempunyai sebuah buku, baik fiksi ataupun non fiksi. Sering sekali kita menemukan sebuah riwayat hidup atau perjalanan hidup seseorang tokoh yang tertulis disampul atau halaman akhir dalam buku tersebut. Riwayat hidup itulah yang disebut dengan biografi. Menurut Ahmad A.K. Muda dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia halaman 125, dijelaskan bahwa biografi adalah riwayat hidup, buku yang menulis atau yang menggambarkan tentang riwayat hidup seseorang.

Contoh Biografi
Biografi Grup Nasyid Edcoustic

Edcoustic merupakan band duo asal Bandung yang mengusung konsep musik pop inspiratif. Lahir sejak 25 Mei 2002, dengan dua personilnya yakni Aden (Vokalis) dan Eggie (Gitaris). Album perdana “Masa Muda” dirilis Oktober 2004, telah menjadi satu fenomena diblantika musik religi Indonesia. Sejak kemunculannya yang menawarkan keunikkan tersendiri Edcoustic berhasil menarik perhatian pendengar pop religi. Keunikkannya dapat terlihat dari formasi duo personilnya, karakter vokal yang khas, warna musik, juga didukung lagu yang tematik & easy listening. Album pertama Edc telah terjual hampir 20.000 keping. Sebuah pencapaian luar biasa bagi album sekelas indie, yang hanya mengandalkan promo melalui radio segmentif diseluruh Indonesia. Agustus 2008 Edcoustic meluncurkan album keduanya bertajuk Sepotong Episode. Single “Muhasabah Cinta” semakin melesatkan popularitas Edcoustic hingga mancanegara. Nama Edcoustic kian menggaung saat Aden sukses berkolaborasi dengan Melly Goeslaw dalam menciptakan ost. Ketika Cinta Bertasbih.
Sumber: www.Google.com

2. Mengungkapkan Hal-hal yang dapat diteladani dari Biografi
Dari sebuah biografi, kita dapat meneladani atau mencontoh kisah dari tokoh yang diceritakan. Hal-hal yang dapat diteladani adalah hal-hal yang berkenaan dengan kiat sukses tokoh, dan hal-hal positif lainnya.
Contoh:
Dari Biografi Edcoustic di atas, yang dapat kita teladani adalah:
a. Kita dapat membuat musik pop bukan hanya sebagai sarana musik hiburan tetapi
juga menjadi inspirasi dalam hidup,
b. Sesuatu yang unik dapat menarik perhatian orang banyak,
c. Keberhasilan itu dimulai dari satu langkah yang kecil, meskipun dari band indie
namun dapat menjadi duoband ternama.

Contoh Soal:
1. Yang bukan termasuk ciri-ciri biografi adalah....
a. Menceritakan riwayat hidup seorang tokoh.
b. Tokoh yang terdapat dalam biografi adalah tokoh penting yang berjasa pada
kehidupan manusia.
c. Biografi bersifat teoritis.
d. Biografi ditulis oleh seorang penulis dan penulisan biografi harus objektif.
Jawaban: C
Pembahasan:
ciri-ciri biografi adalah....
a. Menceritakan riwayat hidup seorang tokoh.
b. Tokoh yang terdapat dalam biografi adalah tokoh penting yang berjasa pada
kehidupan manusia.
c. Biografi bersifat realita.
d. Biografi ditulis oleh seorang penulis dan penulisan biografi harus objektif.

2. Sebuah catatan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri disebut dengan.....
a. Biografi c. Catatan kaki
b. Riwayat Hidup d. Otobiografi
Jawaban: D
Pembahasan:
Otobiografi adalah sebuah catatan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri, perbedaannya dengan biografi adalah jika biografi ditulis oleh orang lain.









Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Berikut ini yang termasuk ciri-ciri cerita tokoh idola adalah....
a. Ditulis dengan sambil berekspresi.
b. Mempergunakan tokoh orang pertama untuk si tokoh yang diidolakan, dan tokoh orang ketiga sebagai pencerita.
c. Bersifat naratif-deskriptif atau cerita yang memberikan suatu gambaran.
d. Tidak mengandung hubungan kausalitas atau sebab-akibat.

2. Bacalah biografi di bawah ini!

Kapitan Patimura

Pattimura, memiliki nama asli Thomas Matulessy (lahir di Hualoy, Hualoy,Seram Selatan, Maluku, 8 Juni 1783 – meninggal di Ambon, Maluku, 16 Desember 1817 pada umur 34 tahun).Ia adalah putra Frans Matulesi dengan Fransina Silahoi. Adapun dalam buku biografi Pattimura versi pemerintah yang pertama kali terbit, M Sapija menulis, "Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau merupakan nama orang di negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan".

(Sumber:http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/08/biografi-kapitan-pattimura pahlawan.html)

Pertanyaan yang jawabannya terdapat pada biografi di atas adalah.....
a. Siapa nama asli Patimura?
b. Hari apa Patimuura lahir?
c. Apa yang dikatakan Presiden RI terhadap Patimura?
d. Apa penyebab kematian Patimura?
3. Bacalah biografi di bawah ini!
Chairil Anwar
Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Juli 1922. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapaknya bercerai, dan ayahnya menikah lagi. Selepas perceraian itu, saat habis SMA, Chairil mengikut ibunya ke Jakarta. Semasa kecil di Medan, Chairil sangat rapat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan.
Dalam hidupnya yang amat jarang berduka, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia. Chairil melukiskan kedukaan itu dalam sajak yang luar biasa pedih. Bukan kematian benar yang menusuk kalbu/ Keridlaanmu menerima segala tiba/ Tak kutahu setinggi itu atas debu/ Dan duka maha tuan bertahta. Sesudah nenek, ibu adalah wanita kedua yang paling Chairil puja. Dia bahkan terbiasa membilang nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil acapkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.
(Sumber:http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/02/biografi-chairil-anwar-1922-1949.html)
Hal penting yang diperoleh dari biografi di atas adalah...
a. Penyebab kematian Chairil Anwar.
b. Sikap Chairil kepada ibu tirinya.
c. Kehidupan Chairil Anwar sewaktu kecil.
d. Kehidupan Chairil Anwar semasa orang tuanya belum
bercerai.

4. Bacalah biografi di bawah ini!


Agnes Monica

Bernama lengkap Agnes Monica Muljoto atau biasa di sapa Agnes monica, dilahirkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 1986. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Suprapto. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Steve Muljoto yang kemudian menjadi manajernya. Agnes menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Tarakanita Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikannya ke SLTP Pelita Harapan. Di sekolahnya, Agnes merupakan siswi yang berprestasi di bidang akademik dan sering menerima beasiswa, meskipun ia juga disibukan dengan aktivitas luar sekolah seperti kursus piano, bahasa Inggris, seluncur es, dan bulu tangkis.
Bakat Agnes di bidang seni sudah telihat sejak ia masih kanak-kanak, khususnya bidang tarik suara. Selain ditempa di gereja, Agnes juga ikut kursus vokal di beberapa tempat. Saat menginjak usia enam tahun, Agnes memulai kariernya sebagai penyanyi cilik dan merekam album anak-anak pertamanya yang diberi judul Si Meong. Nama Agnes melambung sebagai penyanyi cilik saat ia merilis album keduanya pada tahun 1995 yaitu Yess!, yang merupakan album duet bersama Eza Yayang. Album tersebut dinobatkan sebagai "Album Anak-Anak Terbaik" pada tahun 1999. Album lain yang telah dirilis Agnes yaitu Bala-Bala. Ketiga album tersebut berhasil melejitkan Agnes ke jajaran penyanyi cilik terpopuler di era 1990-an. Selain bernyanyi dan merilis album, Agnes juga menjadi presenter acara anak-anak yaitu Video Anak Anteve (VAN) di Anteve,Tralala-Trilili diRCTI, dan Diva Romeo di Trans TV.
Agnes berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards untuk "Pembawa Acara Anak-Anak Terfavorit selama dua tahun berturut, 1999 dan 2000. Menginjak usia remaja, Agnes mulai terjun ke dunia seni peran, dimulai dengan penampilannya di sinetron Lupus Millenia dan Mr. Hologram pada tahun 1999. Pada tahun itu, Agnes berhasil menempati urutan pertama jajak pendapat artis beranjak remaja terbaik versi artiscilik.com. Pada tahun 2000, Agnes menjadi pemeran utama di sinetron Pernikahan Dini bersama Sahrul Gunawan. Sinetron inilah yang berhasil melambungkan nama Agnes dan menghapus citranya sebagai seorang artis cilik. Akting Agnes di sinetron tersebut berhasil meraih penghargaan "Aktris Terfavorit" pada Panasonic Awards pada tahun 2001 dan 2002, serta SCTV Awards sebagai "Aktris Ngetop" pada tahun 2002. Selain itu, Agnes juga menyanyikan dua lagu ciptaan Melly Goeslaw berjudul "Pernikahan Dini" dan "Seputih Hati" sebagai lagu tema sinetron Pernikahan Dini. Kedua lagu tersebut merupakan penampilan pertama Agnes sejak kemunculannya sebagai penyanyi cilik beberapa tahun silam. Kedua lagu tersebut telah dirilis dalam album kompilasi bertajuk Love Theme (2001). Sepanjang tahun 2002, Agnes telah membintangi tiga judul sinetron. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi Yana Julio dalam lagu "Awan dan Ombak" dalam album Jumpa Lagi. Seiring dengan popularitasnya, Agnes berhasil menjadi artis remaja dengan bayaran termahal.
Pada tahun 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang kembali melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Kesuksesannya di tanah air mendorong Agnes memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional. Pada album keduanya yang dirilis pada tahun 2005, Whaddup A, ia menggandeng penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Agnes juga terlibat dalam syuting dua serial drama Asia, The Hospital dan Romance In the White House di Taiwan.

(Sumber: http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/09/biografi-agnes-monica.html)

Hal yang dapat diteladani dari biografi di atas adalah, kecuali....
a. Agnes Monica sudah merilis karirnya dari kecil.
b. Agnes Monica teramsuk siswa berprestasi disekolahnya.
c. Agnes Monica mendapatkan banyak penghargaan dari bakatnya tersebut.
d. Agnes Monica mempunyai cita-cita yang belum tercapai semuanya.

5. Bacalah biografi di bawah ini!


AA Gym

Yan Gymnastiar lahir di Bandung, Jawa Barat, 29 Januari 1962, atau biasa di kenal sebagai Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, Lahir sebagai salah satu anak dari empat bersaudara Aa Gym telah menekuni banyak hal mulai dari menjual koran hingga menyetir angkutan umum untuk membiayai dirinya saat dan setelah bersekolah di teknik elektro sebelum berubah haluan menjadi wirausahwan. Kemampuannya tampil di depan publik juga diasah saat menjadi pendebat di universitasnya.
Pada tahun 1980an, di bawah bimbingan ajengan Junaedi di Garut, Jawa Barat mendalami pemahaman spiritual ilmu laduni (ilmu tanpa melalui proses belajar). Pada 1982, ia menjadi Komandan Resimen Mahasiswa di Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani. Pada tahun 1987, ia bersama teman-temannya melalui lembaga Keluarga Mahasiswa Islam Wiraswasta (KMIW) merintis usaha wiraswasta pada bidang usaha kecil seperti pembuatan stiker, kaos, gantungan kunci, dan peralatan tulis kantor dengan slogan-slogan religius.
(Sumber:http://kolombiografi.blogspot.com/2011/09/biografi-aa-gym.html)

Berdasarkan biografi di atas, pernyataan yang tepat adalah....
a. Aa Gym bernama lengkap Yan Gymnastiar, yang
pernah menjadi Komandan Resimen Mahasiswa di
Akedemi Teknik Jenderal Achmad Yani.
b. Aa Gym merupakan putra kelahiran Jawa Barat yang
dari kecilnya sudah pandai berdakwah dan berdebat,
pernah merintis bidang tambang dan lain-lain.
c. Aa Gym mempunyai 4 orang anak. Ia pernah
mendalami ilmu spiritual laduni. Pada tahun ia merintis
wirausaha besar-besaran.
d. Aa Gym merupakan mahasiswa teknik elektro. Ia
pernah mengajar pemahaman spiritual ilmu laduni dan
membimbing ajengan Junaidi di Garut.

6. Bacalah biografi di bawah ini!


Mario Teguh

Mario Teguh adalah seorang muslim yang menjadi motivator dan konsultan bisnis dan kepribadian asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang. Mario Teguh sempat bekerja di Citibank, kemudian mendirikan Bussiness Effectiveness Consultant, Exnal Corp. menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Senior Consultan. Beliau juga membentuk komunnitas Mario Teguh Super Club (MTSC). Pak Mario lahir di Makasar, 5 Maret 1956.

Bagian yang tidak terdapat dalam biografi di atas adalah...
a. Nama asli tokoh
b. Pekerjaan sang tokoh
c. Tempat dan tanggal lahir tokoh
d. Riwayat pendidikan dari kecil-sekarang

7. Bacalah biografi di bawah ini!


Sultan Mahmud Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin adalah nama gelar Raja Palembang VII. Sedangkan nama aslinya adalah Raden Hasan. Lahir di Palembang 1 Rajab 1181.
Pada tanggal 14 September 1811, empat hari sebelum terjadi penyerahan di Tuntang, ia telah mengakhiri pengaruh kekuasaan Belanda di Palembang. Dalam peristiwa ini, ia telah membuktikan bahwa dirinya sebagai seorang pemimpin yang mempunyai pandangan jauh ke depan dan dapat mempergunakan kesempatan yang tepat untuk membebaskan kesultanan dan rakyat Palembang dari pengaruh kekuasaanasing.
Berdasarkan perjanjian Tuntang 18 September 1811 Belanda menyerahkan Palembang pada Inggris karena Palembang oleh Belanda dihitung sebagai daerah takluk Pulau Jawa. Ketika utusan Inggris datang, dengan tegas ditolak. Rafles memaksakan kehendaknya dengan mengirim ekspedisi militer pada tanggal 26 Maret 1812. Meski dengan segala kekuatan melakukan perlawanan, akhirnya Sultan menyingkir ke daerah pedalaman untuk mengatur perang gerilya bersama rakyat. Akhirnya perlawanannya ini mampu memaksa Inggris untuk mengakui raja.
Berdasarkan perjanjian Inggris-Belanda 13 Agustus 1814, dibenarkan mengambil kembali daerah-daerah yang pernah didudukinya dari Inggris. Perlawanan Belanda yang ketiga yang baru berhasil dengan mengerahkan angkatan perangnya yang dipimpin Jenderal Baron de Kock. Dengan tipu dayanya, Jenderal de Kock menembus garis pertahanan Sultan Mahmud Badaruddin II. Tanggal 24 Juni 1821, dini hari, Angkatan Perang Belanda bergerak lagi dengan dahsyatnya hingga menduduki benteng pertahanan Sultan Mahmud. Sebenarnya Sultan tidak kalah perang namun diperdaya oleh Jenderal de Kock. Ia tak pernah menyerah dan tidak pernah membuat suatuperjanjian.
Tanggal 24 Juni 1821 Keraton Kuto Besak diduduki oleh angkatan perang Jenderl de Kock, ia dan Pangeran Ratu serta keluarga yang lainnya diberangkatkan ke Betawi 3 Juli 1821, kemudian diasingkan ke Ternate. Kurang lebih 32 tahun hidup dalam pengasingan, ia senantiasa menunjukkan sifat keagungannya yang antara lain dinyatakan oleh Gubernur Jenderal Barron van der Capelen dalam buku hariannya, "Sama sekali tidak biadab, dalam peperangan ia tahu mempertahankan kedudukannya, orang ini betul-betul memperlihatkan sifat-sifat sebagai Raja".
Meski dipisahkan dari rakyatnya, namun semangat perjuangan yang diwariskan pada rakyatnya tidak dapat dikekang. Ini dirasakan Belanda di Palembang dengan adanya pemberontakan Prabu Anom tahun 1824, perlawanan dilakukan secara terus menerus dan secara diam-diam oleh Pangeran Kramo Jaya sampai tahun 1851, perlawanan rakyat di Komering Ulu tahun 1854, perlawanan rakyat di dusun Jati tahun 1856, disusul perlawanan rakyat Pasemah, Empat Lawang dan Empat Petulai.
Tahun 1881 Belanda mengeluarkan berpuluh-puluh kaum kerabat Sultan dari Palembang karena memberontak terhadap kekuasaan Belanda, untuk kemudian diasingkan secara terpencar-pencar di Kepulauan Maluku. Sultan sendiri meninggal di Ternate, 26-11-1852.
Sultan Mahmud Badaruddin II adalah seorang pejuang yang bertahun-tahun berjuang untuk kemerdekaan rakyatnya dan pemimpin yang telah berhasil menanamkan semangat perjuangan untuk merdeka kepada rakyatnya. Berkat perjuangannya ini, pemerintah RI memberinya gelas pahlawan Nasional.
Memang, ikatan kekerabatan kerab menumbuhkan ikatan emosional terhadap sesuatu, apalagi ketika itu Sultan dipisahkan dengan rakyat dan kerabatnya secara geografis! Kita pun kini tak asing lagi bukan melihat sosok pemimpin dengan kerabatisasi atau lebih sarkas lagi kroni-kroninya!

(Sumber: http://id.shvoong.com/books/biography/2128921-biografi-sultan-mahmud-badaruddin-ii/#ixzz1d2RJXpO9)

Pernyataan yang menjelaskan bahwa Sultan Mahmud Badaruddin II pernah diasingkan di Ternate selama kurang lebih 32 tahun terletak pada paragraf ke-........
a. Paragraf ke-3 c. Paragraf ke-5
b. Paragraf ke-4 d. Paragraf ke-6
8. Bacalah biografi di bawah ini!
Barack Obama
Barack Hussein Obama lahir 4 Agustus 1961 adalah Presiden ke 44 Amerika Serikat. Dia adalah orang African American pertama yang memegang jabatan penting sebagai presiden Amerika Serikat. Obama adalah Senator dari Illinois Amerika yang menjabat dari 3 Januari 2005 hingga 16 November 2008, setelah itu maju ke pemilihan presiden Amerika Serikat. Dia di ambil sumpah sebagai Presiden pada tanggal 20 Januari 2009 dalam sebuah upacara perdana di US Capitol. Obama adalah lulusan Columbia University dan Harvard Law School, di mana dia adalah yang orang pertama keturunan Afrika-Amerika yang menjadi presiden AS dari Harvard Law (Fakultas Hukum Harvard University). Dia bekerja sebagai organizer masyarakat, dan juga berkerja sebagai pengacara hak-hak sipil di Chicago sebelum melayani tiga istilah dalam Senat Illinois dari tahun 1997 hingga 2004. Dia juga mengajar Hukum Konstitusi di University of Chicago Law School dari 1992 sampai 2004. Setelah gagal membuat tawaran untuk kursi di DPR AS pada tahun 2000, Obama terpilih ke Senat pada November 2004. Obama menyampaikan intisari alamat di dalam Konvensi Nasional Demokrat Juli 2004.
Dikutip dari: http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-barack-obama.html

Hal menarik yang dapat diteladani dari biografi tokoh di atas adalah....
a. Obama lahir 4 Agustus 1961.
b. Obama di ambil sumpah sebagai Presiden pada tanggal
20 Januari 2009 dalam sebuah upacara perdana di US
Capitol.
c. Obama merupakan orang African-American pertama
yang sukses mmenjadi presiden Amerika.
d. Obama Presiden ke-44 di Amerika Serikat.

9. Bacalah biografi di bawah ini!


Albert Einstein

Einstein lahir di Ulm, Wurttemberg kurang lebih 100 km sebelah timur Stutgart Jerman, 14 Maret 1879 dan meninggal 18 April 1955 pada umur 76 tahun di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat. Ia berasal dari keturunan Yahudi dari pasangan Hermann Einstein dan Paulline. Ayahnya berprofesi sebagai penjual ranjang bulu yang kemudian berganti pekerjaan dalam bisnis elektrokimia. Albert disekolahkan di sekolah Katholik. Naluri Ilmuwan Einstein dimulai sejak umur lima tahun saat ayahnya menunjukkan kompas kantung. Ia menganggap ada sesuatu di ruang yang "kosong" bereaksi terhadap jarum di kompas tersebut. Einstein kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai momen paling menggugah dalam hidupnya. Sebagai seorang pelajar, Einstein dianggap sebagai pelajar yang lambat dalam mengikuti pelajaran, sifatnya pemalu. Namun kelambatanya berfikir tidak menghalangi minat, semangat, dan kerja kerasnya untuk belajar terus menerus, bereksperimen, dan menggali pengetahuan sampai akhirnya Ia berhasil menghasilkan karya spektakuler dan belum bisa ditandingi ilmuan lainnya. Ia menjungkirbalikkan fakta dan teori-teori psikologi tentang kejeniusan. Setelah itu para psikolog meredefinisi makna jenius, dan pada perkembangan ilmu psikologi modern akhirnya diketahui bahwa kecerdasan manusia itu sangat beragam, dan kecerdasan paling penting mempengaruhi kehidupan sesorang adalah kecerdasan emosi. Eisntein mendapat nobel fisika tahun 1921 justru karena kelambatanya. Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini. Setelah diadakan penelitian mengenai struktur otak Einstein (setelah ia meninggal) para ahli neuroologi berpendapat bahwa lambatnya perkembangan mental Eisntein diwaktu kecil disebabkan dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.

Dikutip dari: http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-barack-obama.html

Berikut ini merupakan kelebihan dari tokoh biografi di atas adalah....
a. Albert Einstein Ia berhasil menghasilkan karya spektakuler dan belum bisa ditandingi ilmuan lainnya.
b. Albert Einstein menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi
yang berhubungan dengan autisme.
c. Albert Einstein dianggap sebagai pelajar yang lambat dalam mengikuti pelajaran.
d. Albert Einstein berasal dari keturunan Yahudi.

10. Bacalah biografi di bawah ini!

Andrea Hirata
Andrea Hirata Seman Said Harun lahir di pulau Belitung 24 Oktober 1982, Andrea Hirata sendiri merupakan anak keempat dari pasangan Seman Said Harunayah dan NA Masturah. Ia dilahirkan di sebuah desa yang termasuk desa miskin dan letaknya yang cukup terpelosok di pulau Belitong. Tinggal di sebuah desa dengan segala keterbatasan memang cukup mempengaruhi pribadi Andrea sedari kecil. Ia mengaku lebih banyak mendapatkan motivasi dari keadaan di sekelilingnya yang banyak memperlihatkan keperihatinan. Nama Andrea Hirata sebenarnya bukanlah nama pemberian dari kedua orang tuanya. Sejak lahir ia diberi nama Aqil Barraq Badruddin. Merasa tak cocok dengan nama tersebut, Andrea pun menggantinya dengan Wadhud. Akan tetapi, ia masih merasa terbebani dengan nama itu. Alhasil, ia kembali mengganti namanya dengan Andrea Hirata Seman Said Harun sejak ia remaja
http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/10/biografi-andrea-hirata.html

Jika kamu mengenal tokoh di atas, ia berprofesi sebagai....
a. Pencipta lagu c. Penulis
b. Sastrawan d. Atlet

Benar = ......... Salah = ............... Nama Pengoreksi = ....................................







1. Setelah mempelajari materi biografi, coba kamu tulis lima hal yang kamu ketahui tentang
biografi!

2. Buatlah 10 pertanyaan tentang biodata dan riwayat hidup salah seorang temanmu!

3. Buatlah 5 pertanyaan tentang pengalaman menarik seorang temanmu itu!

4. Dari 15 pertanyaanmu tersebut, coba kamu wawancarai temanmu itu dan catat
jawabannya!

5. Dari jawaban tersebut, buatlah sebuah biografi singkat dari hasil wawancaramu itu!





C. Bertelepon dengan Kalimat Efektif
1. Sekilas tentang telepon
Saat ini telepon bukanlah hal yang baru dan asing lagi, kehadirannya yang mempunyai manfaat besar ini membuat jarak jauh semakin tidak terasa. Namun, ketika kita bertelepon kita juga harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi norma kesopanan dan kaidah keefektifan suatu kalimat yang dipergunakan.

2. Kesantunan bahasa telepon
Ada beberapa bahasa yang dianggap santun dan tidak santun dalam bertelepon, sebagai contoh:
a. Bahasa yang Kurang Santun
- “Kan saya sudah bilang, kalau saya tidak mau berbicara denganmu lagi!”
- “Masaksih kamu tidak ingat dengan suaraku ini, apa kamu udah pikun?”
b. Bahasa yang Santun
- “Mohon maaf, untuk sementara waktu saya belum bisa diajak berbicara dulu.”
- “Maaf, apakah Anda masih ingat dengan suara saya?”

3. Keefektifan bahasa telepon
Ada beberapa bahasa yang dianggap efektif dan kurang efektif saat bertelepon, sebagai contohnya:
a. Bahasa yang Efektif ditelepon
- “Maka daripada itu, saya sampaikan bahwa saya akan terlambat.”
- “Saya punya nama Eka Syafda.”
b. Bahasa yang Kurang Efektif dalam Telepon
- “Maka, saya sampaikan bahwa saya akan terlambat.”
- “Nama saya Eka Syafda.”

4. Etika dalam bertelepon
Meskipun telepon merupakan media perantara komunikasi jarak jauh, namun dalam bertelepon pun kita harus memperhatikan etika dalam bertelepon yaitu mempergunakan kalimat efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat, jelas dan santun. Ringkas berarti dalam kegiatan bertelepon kosakata yang dipergunakan relatif tidak bertele-tele. Jelas berarti kalimat bertelepon tidak boleh mengandung makna ambigu (bermakna ganda) yang menyebabkan lawan bicara kita sulit menangkap makna pesan yang disampaikan. Santun berarti kalimat yang dipergunakan disesuaikan dengan norma atau aturan yang berlaku pada masyarakat sekitar. Jika tiga komponen itu digabungkan, maka bertelepon pun akan menjadi kegiatan yang lancar dan menyenangkan.

5. Langkah-langkah bertelepon
Agar dalam bertelepon menjadi lancar, maka kita harus dapat melakukan bertelepon dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Mengucapkan salam;
b. Menyebutkan identitas diri dan tujuan bertelepon;
c. Berbicaralah seefektif mungkin;
d. Akhiri pembicaaan dengan sopan, seperti ucapan terima kasih dan salam.

6. Cara menggunakan telepon
Untuk dapat mempergunakan telepon, cara yang dapat digunakan adalah:
a. Mengangkat ganggang telepon;
b. Menekan nomor telepon;
c. Melakukan percakapan sesuai langkah-langkah di atas;
d. Meletakkan ganggang telepon pada posisi semula.

7. Contoh percakapan dalam telepon

Hadid : “Assalamualaikum.”
Sonia : “Waalaikumsalam.”
Hadid : “Saya Hadid, dapat berbicaa dengan Sonia?”
Sonia : “Oh, saya sendiri, Did. Ada apa ya?”
Hadid : “Oh, begini lho, akukan sudah seminggu tidak masuk sekolah. Jadi
banyak sekali Materi pelajaan yang tertinggal. Kalau tidak keberatan,
besok tolong bawakan catatan semua mata pelajaran selama satu
minggu kemarin.”
Sonia : “Oh begitu, baiklah. Besok aku bawakan semua.”
Hadid : “Wah kalau begitu terima kasih ya, maaf nih jadi ngerepotin kamu.”
Sonia : “Ah tidak masalah kok.”
Hadid : “Ya sudah, besok jangan lupa dibawa ya!”
Sonia : “Baiklah, nani akan aku siapkan.”
Hadid : “Sekali lagi terima kasih ya, dan maaf mengganggu.”
Sonia : “Tidak apa-apa kok.”
Hadid : “Wasalamualaikum.”
Sonia : “Waalaikumsalam”

Contoh Soal:
1. Syarat bahasa yang digunakan dalam bertelepon adalah....
a. Sopan dan kalimatnya panjang
b. Jelas dan diulang-ulang
c. Singkat, jelas dan sopan
d. Diulang-ulang dan keras
Jawaban: C
Pembahasan:
Dalam bertelepon bahasa yang kita gunakan haruslah:
- Singkat : tidak terlalu panjang,
- Jelas : Sesuai dengan apa yang dimaksud,
- Sopan : tidak menyinggung perasaan orang lain.

2. Katemi : “Halo, bisa bicara dengan Suzana?”
Suketi : “Suzana? Dari mana? Di sini tidak ada yang namanya Suzana.”
Katemi : “.........................”
Jawaban yang santun untuk melengkapi dialog dari telepon tersebut adalah.....
a. “Ya sudah, terima kasih!”
b. “Salah sambung, maaf!”
c. “Maaf, Bu. Saya salah sambung!”
d. “Terima kasih!”
Jawaban: C
Pembahasan:
Ketika kita salah sambung saat menelpon, maka jangan lupa sampaikan permohonan maafmu pada orang yang dituju dan jelaskan jika kamu salah sambung.











Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. (1) : “Halo, bisa bicara dengan Alvi?”
(2) : “Saya sendiri, ini siapa ya ?”
(3) : “Saya Alvi, jangan lupa ya nanti bawakan buku PR Bahasa Indonesiaku.”
(4) : “Baiklah, nanti kita ketemuan di kantin saja.”
(5) : “Okey, nanti kutunggu di perpustakaan ya.“
Kalimat percakapan yang salah dari dialog penelpon di atas adalah …
a. (1) dan (2) c. (4) dan (5)
b. (3) dan (4) d. (3) dan (5)
(Soal siswa berprestasi tingkat Sumsel 2011)

2. Bacalah percakapan telepon di bawah ini!
Selvya : “Halo... Assalamualaikum.”
Andika : “Waalaikumsalalam.”
Selvya : “Benar ini rumahnya Andika?”
Andika : “Ya benar, saya Andika. Ini siapa ya?”
Selvya : “............................”
Andika : “Oh Selvya, ada apa?”
Kalimat yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah.....
a. Oh, saya Andika temannya Selvya.
b. Oh andika ya, aku Selvya, ka.
c. Oh, saya Selvya. Ada apa ya ?
d. Oh, saya Andika. Apakabarmu?

3. Perhatikan dialog dalam telepon di bawah ini!
Meki : “Halo, selamat siang!”
Ibu : “Selamat siang!”
Meki : “Ini Meki, tante. Ada Ian?”
Ibu : “Oh, Meki, Iannya belum pulang?, ada pesan?”
Meki : “Ya sudah tante, sampaikan ke Ian kalau buku
Bahasa Indonesianya masih aku pinjam. Jadi,
mungkin besok belum sempat aku pulangi,
karena besok aku tidak masuk sekolah.”
Ibu : “Oh, baiklah. Nanti akan tante sampaikan ke
Ian.”
Meki : “Baik tante, terimakasih ya, Assalamualaikum.”
Ibu : “Waalaikumsalam.”
Pernyataan yang disampaikan ibu kepada Ian adalah.....
a. Yan, tadi Meki nelp, kalau besok ia tidak masuk sekolah dan buku bahasa Indonesiamu akan ia titipkan saja.
b. Yan, tadi Meki titip pesan. Kalau buku bahasa Indonesiamu itu belum sempat ia kembalikan karena besok ia tidak masuk sekolah.
c. Yan, tadi Meki menelponmu, dan ia menitip pesan agar kamu membawa buku bahasa Indonesianya, karena besok ia tidak masuk sekolah.
d. Yan, tadi Meki menelpon dan ibu bilang kamu tidak ada di rumah. Tapi ia tadi sempat menitip pesan ke kamu.

4. Bacalah dialog bertelepon di bawah ini!
Leni : “Halo, Ca lagi apa?”
Aca : “Siapa ya?”
Leni : “Ya Ampun, masak kamu lupa?”
Aca : “Ini siapa?”
Leni : “Ah, kamu payah. Ya sudahlah kalau begitu.”
Berdasarkan dialog di atas, percakapan tersebut tergolong....
a. tidak efektif karena kurang sopan.
b. efektif karena telah memperhatikan kaidah-kaidah
bertelepon.
c. Kurang efektif karena hanya terdiri atas dua orang saja.
d. tidak efektif karena menggunakan kalimat langsung.

5. Perhatikan dialog percakapan di bawah ini!
(1) Janna: “Aku mau main ke rumahmu nih. Boleh tidak?”
(2) Arinah: “O... Jana , ya. Aku di rumah. Ada apa, na?”
(3) Janna: “Hallo, ada Arinah?”
(4) Arinah: “Ya, boleh dong. Mainlah kesini sekarang!”
(5) Janna: “Baiklah, aku berangkat. Wassalamualaikum.”
(6) Arinah: “Ya, Saya sendiri. Ini siapa ya?”
(7) Janna: “Oh, ini Janna, nah. Kamu di mana?”
(8) Arinah: “Ya, aku tunggu. Walaikumsalam.”
Urutan yang tepat dari penggalan dialog acak di atas adalah....
a. (3), (6), (7), (2), (4), (1), (5), (8).
b. (3), (6), (7), (4), (2), (1), (5), (8)
c. (3), (6), (1), (4), (7), (2), (5), (8).
d. (3), (6), (7), (2), (1), (4), (5), (8).

6. Perhatikan dialog percakapan telepon di bawah ini!
Lisma : “Hallo, Sari!”
Sari : “Halo juga, Lis. Tumben kamu menelpon, ada apa
ya?”
Lisma : “Iya nih, Sar. Aku mau nanya nomor telepon
Habibah Rani.”
Sari : “Habibah Rani yang temen kita waktu SD itu
bukan?”
Lisma : “Iya, Sar. Dengar-dengar dia sekolah di Jakarta.
Nah kebetulan Minggu depan aku juga mau ke
Jakarta. Jadi aku punya rencana mau mampir ke
rumahnya.”
Sari : “Oh, begitu. Baiklah nanti aku cari dulu di buku
telepon.”
Lisma : “Baik, tapi kira-kira lama tidak ya, Sar?”
Sari : “Wah, aku juga kurang tahu, karena buku telepon
itu masih harus kucari dulu.”
Lisma : “Ya sudahlah, kalau begitu nanti kalau sudah
ketemu, sms aku saja ya.”
Sari : “Baiklah kalau begitu, nanti aku sms kamu.”
Lisma : “Kalau begitu sudah dulu ya, Sar. Terima kasih
sebelumnya. Wassalam.”
Sari : “Ya, sama-sama. Walaikumsalam.”
Pernyataan yang tidak tepat dari percakapan telepon di
atas adalah.....
a. Lisma menghubungi Sari dan ia menanyakan nomor Nurhabibah Rani kepadanya.
b. Sari, Lisma dan Nurhabibah Rani merupakan teman lama waktu di SD.
c. Nurhabibah Rani pindah ke Jakarta dan Lisma ingin menyusulnya juga pindah ke Jakarta.
d. Lisma jarang menelpon Sari, kali ini ia menelpon untuk
menanyakan nomor telepon Nurhabibah.

7. Perhatikan percakapan telepon di bawah ini!
Alwi : “Halo, benar ini nomor telepon Anita?”
Nita : “Ya, benar. Ini siapa ya?
Alwi : “Aku Alwi, Ta!”
Nita : “Oh, Alwi, ada apa?”
Alwi : “Aku mau tanya nih, kan kemarin aku tidak masuk
sekolah, jadi ..............”
Nita : “Ada Wi, di buku matematika halaman 30 nomor 1-
10.”
Kalimat lisan yang baik untuk mengisi titik-titik di atas
adalah.....
a. “Aku hendak bertanya padamu, apakah tadi ada PR yang di berikan guru kepada kita?”
b. “Aku mau tanya ada PR tidak untuk besok?”
c. “Aku akan bertanya, apa benar tadi ada PR?”
d. “Aku ingin bertanya tentang PR yang diberikan Pak
Febri kepadamu?”

8.` Bacalah ilustrasi cerita di bawah ini!
“Febri hendak menanyakan dompet Yoga yang hilang di rumahnya, dan Yoga pun menjawab kalau dompetnya belum ketemu.”
Kalimat percakapan telepon yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah.....
a. Febri : “Halo Ga, dompetku yang hilang di rumahmu
sudah ketemu?”
Yoga : “Belum ketemu, Feb. Padahal sudah kucari di
mana-mana.”
b. Yoga : “Halo Feb, dompetmu yang hilang dirumahmu
sudah ketemu?”
Febri : “Belum Ga, biarlah aku pasrah saja.”
c. Febri : “Halo Ga, dompetmu yang hilang di rumahnya
sudah ketemu belum?”
Yoga : “Belum, Feb. Aku juga bingung nih mau cari ke
mana lagi?”
d. Febri : “Halo Ga, Bagaimana tentang dompetmu, yang
hilang di rumahmu itu?
Yoga : “Oh, belum ketemu Feb.”

9. Perhatikan dialog telepon di bawah ini!
Arifin : “Halo, selamat sore!”
Agnes : “Selamat sore, ini siapa ya?”
Arifin : “Arifin, Nes!”
Agnes : “Arifin?, ada apa, Fin?”
Arifin : “Anu Nes, hari ini aku tidak masuk les.”
Agnes : “Lho, kok kamu ngak masuk les sih?”
Arifin : “Iya nih, aku lagi sakit perut. Jadi tolong
sampaikan ke guru yang mengajar hari
Ini kalau aku izin ngak bisa ikut pelajaran hari
ini.”
Agnes : “Oh, begitu. Baiklah nanti aku sampaikan. Dan
aku doakan semoga kamu lekas sembuh.”
Arifin : “Amin, terima kasih ya, Nes. Salam juga buat
teman-teman ya. Sudah dulu ya, aku mau ke
dokter nih!”
Agnes : “Ya, hati-hati ya!”
Inti percakapan dalam telepon di atas membicarakan tentang.....
a. Arifin yang sedang sakit perut dan hendak pergi ke
dokter.
b. Kabar dari Arifin yang menyatakan ia tidak masuk les
karena sakit perut.
c. Permintaan doa untuk Arifin agar lekas sembuh.
d. Rasa terkejutnya Agnes karena Arifin meneleponnya.

10. Cermatilah!

(1)
Penelpon : “Bisa bicara dengan Amin?”
Penerima : “Ini siapa?”
Penelpon : “Ini temannya.”
Penerima : “Temannya yang mana?
Penelpon : “Amin sudah tahu kok. Ada Aminnya?”
(2)
Penelpon : “Assalamualaikum”
Penerima : “Waalaikumsalam.”
Penelpon : “Saleha ada, Bu?”
Penerima : “Saleha sedang keluar.”
Penelpon : “Kalau sudah pulang telepon saya,awas
Ya kalau tidak disampaikan!”
(3)
Penelpon : “Halo selamat malam!”
Penerima : “Selamat malam!”
Penelpon : “Bisa bicara dengan Panji, Pak?”
Penerima : “Wah, Panji sedang mengantar adiknya ke
toko buku. Ini siapa? Ada pesan?”
Penelpon : “Ini Rama, teman sekolah Panji, besok ada
rapat OSIS sepulang sekolah.”
(4)
Penelpon : “Halo selamat pagi.”
Penerima : “Selamat pagi.”
Penelpon : “Bisa berbicara dengan Kartina?”
Penelpon : “Dari siapa ini?”
Penerima : “Dari Elvira, teman sekolah Kartina.”
Penelpon : “Tunggu sebentar ya!”
Penerima : “Terima kasih.”

Percakapan melalui telepon di atas yang kurang santun adalah....
a. (1), dan (2) c. (2), dan (4)
b. (1), dan (3) d. (2), dan (3)

Benar = ......... Salah = ............... Nama Pengoreksi = ....................................






1. Sebutkan langkah-langkah bertelepon!

2. Tuliskan 5 kalimat yang santun dan 5 kalimat yang tidak santun dalam bertelepon!

3. Tuliskan 5 kalimat yang efektif dan 5 kalimat yang tidak efektif dalam bertelepon!

4. Buatlah sebuah percakapan telepon dengan ilustrasi kamu sebagai penelepon yang
hendak meminjam buku IPA kepada temanmu, namun yang mengangkat telponmu itu
adalah ibu dari temanmu dan sampaikanlah dalam telepon tersebut dengan sebuah
pesan yang dititipkan untuk temanmu tersebut!

5. Buatlah dialog antara kamu dan ibumu mengenai pesan yang disampaikan temanmu
tersebut (soal nomor 4) kepadamu!


Sumber: http://azizvyan.blogspot.com/2012/03/modul-bahasa-indonesia-kelas-7-smp.html

1 komentar: